Aglonema merupakan tanaman yang saya pilih menjadi rawatan berikutnya setelah anggrek dan anthurium sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, dan Indonesia mulai terdampak serius sejak Maret 2020. Jika anggrek dikenal sebagai ratu bunga, anthurium dikenal sebagai raja daun, aglonema dikenal sebagai ratu daun, dan di dataran China dikenal sebagai evergreen, di Indonesia sendiri dikenal sebagai Sri Rezeki.
Awal ketertarikan dengan aglonema muncul saat gabung dengan beberapa grup aglonema dan melihat live para seller aglonema, di sini saya lihat para seller menawarkan aglonemanya. Harganya bervariasi, karena saat itu permintaan aglonema sedang tinggi, harganya tentu mengikuti mekanisme pasar. Awal Covid hingga pertengahan 2021 merupakan top peak harga aglonema. Karena budged yang tidak seberapa, saya membeli aglo yang harganya dirasa pas dikantong. Jadilah saya memiliki beberapa jenis aglo, disamping aglo lawasan yang sudah saya miliki sebelumnya yaitu: Ag. Nitidium, Big Roy, Ruby Chiangmay, Rubi Garuda, dan Silver yang belakangan saya ketahui sebenarnya masuk kelompok Dieffen.
Perawatan aglonema bisa dikatakan gampang-gampang susah, namun dari pengalaman saya ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat awal merawat aglonema yaitu:
- Kurangnya informasi yang dimiliki terkait jenis aglonema dan cara merawatnya, padaha sumber informasi ini banyak sekali dipublis secara luas. Bahkan salah satu kanal video menyediakan banyak informasi yang disiarkan secara langsung;
- Perlakuan yang salah dalam menangani aglonema baik karena keterbatasan informasi maupun keterbatasan pemahaman;
- Memaksakan media tanam, ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan yang berujung pada matinya aglonema yang dibeli pada tahap I, sehingga hanya menyisakan beberapa saja dan dalam kondisi yang kurang bagus;
- Kesalahan menyikapi kondisi aglonema, antara lain daun berkerut dikira kekurangan air; daun kuning dikira kekurangan air; dan beberapa kondisi lainnya
Saya menimba banyak ilmu dari seller aglo yang bukan hanya sekedar jual dagangan, namun juga berbagi ilmu perawatan aglonema. Berikut adalah tips untuk beraglonema bagi pemula.
- Pilihlah tanaman seperti donacarmen, big roy, big papa, ruby chiangmay, karena tidak membutuhkan perawatan ekstra dan harganya relatif terjangkau;
- Gunakan media tanam yang dijual oleh nursery di kota anda berada jika belum tau media yang cocok bagi tanaman aglo. Jangan memaksakan untuk menggunakan media racikan sendiri atau media tanam seperti tanaman hias lain;
- Menanam aglo di bawah naungan paranet jauh lebih mudah dari pada yang lainnya;
- Sediakan selalu Vitamin B1 untuk digunakan menghilangkan stress tanaman karena proses pengiriman;
Keberhasilan dalam merawat aglo jenis bandel di atas menentukan kemampuan kita dalam merawat aglo-aglo selanjutnya, dan dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan. Proses panjang dalam merawat aglo akan terbayar saat aglo tersebut tumbuh dan berkembang dengan baik. Daunnya yang indah membuat kita merasa senang memandang sembari bersyukur dan bertafakur mengingat kebesaranNya.
Aglo jenis bandel hampir dapat ditemui disudut perumahan karena perawatannya mudah dan si pemilik biasanya dengan senang hati berbagi dengan tetangga yang berkeinginan memiliki dan merawat jenis aglo ini. Faktor cuaca biasanya tidak begitu berdampak terhadap jenis aglo ini karena sudah tahan banting dan selalu dihujan panaskan oleh pemiliknya.
Saat ini peminat aglo sudah menurun, namun kolektor-kolektor masih tetap menunggu dan eksis di live untuk memburu aglonema kelas koleksi dan kelas kompetisi yang harganya wow. Namun bagi kolektor harga tidak jadi masalah, dan kolektor aglo memburu jenis aglo yang langka, unik, dan masih sedikit dikembang biakan. Aglo koleksian yang ditani dan bukan merupakan aglo import memberikan tambahan nilai jual dan dikenal dengan istilah tanian lokal (TanLok)
Di masa yang akan datang sulit memprediksi nasib aglo, apakah akan sama dengan pendahulunya Anthurium atau aglo akan tetap bertahan karena jenis aglo baru selalu bermunculan dan dibudidayakan sehingga aglo lovers berkeinginan memilikinya. Namun demikian, bagaimanapun perkembangan aglo ke depan tetaplah konsisten untuk merawat aglo, mana tau salah satu jenis aglo anda menjadi inceran kolektor, semangat aglo lovers.