Sudut Pandang



Berlari sekencang apapun
hingga nafas sesak dan terengah-engah
Namun kenyataannya
ia tak pernah bergerak kemana-mana

Yang berlari adalah keinginan, nafsu, dan tujuan
sedang prosesnya tak pernah ada
Jadi bisakah ia sampai pada tujuannya
jawabnya sama dengan kemarin, hari ini, dan esok

Tapi sesungguhnya, ia telah sampai pada tujuannya
keinginannya terlaksana, nafsunya terlampiaskan
Ia merupakan sebuah wujud yang dinikmati oleh rasa
apakah ini sesuai dengan rasa mu, aku, dan mereka

No comments:

Post a Comment